Pages

Sabtu, 30 Maret 2019

JARINGAN PEER TO PEER & CLIENT SERVER

   

    1.  Jaringan peer to peer
Peer to peer ( teknologi dari ujung ke ujung ) pertaman kali di luncurkan dan di populerkan oleh aplikasi/berbagai berkas (file sharing) seperti napster & kazaA. Pada konteks ini peer to peer memungkinkan para pengguna untuk berbagi, mencari dan mengunduh berkas.
       Dan di sini akan saya contohkan tentang jaringan peer to peer menggunakan Cisco packet treacer.
          Tujuannya agar kita dapat mengetahui jaringan peer to peer dan konfigurasi Jaringan tersebut.
          Alat dan Bahan yang kita perlukan
1.    Siapkan laptop/PC
2.    Sofware Cisco Packet Treacer

Waktu pembuatan jaringan peer to peer hanya 5 menit
         
          Langkah Kerja
1.    Buka software packet treacer.
2.    Siapkan 2 komputer dan kabel Cross

  

 3.     Berikan IP pada masing-masing PC

  

  

  

  

 4.    Setelah itu kita coba ping antara PC 1 ke PC2

  

   

   
 5.    Kemudian kita coba kirim pesan dengan cara Klik gampar pesan +. Jika sudah berhasil maka akan ada keterangan Succses.

   

Hasil akhir pada jaringan peer to peer seperti gambar terakhir. Sekarang kita lanjutkan ke jaringan Client Server,


             

                 PENGERTIAN JARINGAN CLIENT SERVER



Jaringan client server didefinisikan sebagai suatu arsitektur jaringan komputer dimana perangkat client melakukan proses meminta data, dan server yang memiliki tugas untuk memberikan respon berupa data terhadap request tersebut.
Server merupakan sebuah komputer yang dirancang khusus untuk melayani client dengan memproses request yang telah diterima dari client lalu kemudian mengirimkan kembali respon data kepada client melalui jaringan. Server menyimpan informasi dan data yang kompleks yang mungkin dibutuhkan client, oleh karena itu biasanya server terdiri dari komputer dengan performa yang tinggi baik dari segi pemrosesan maupun dari segi memori, hal tersebut agar server mampu melayani request dari banyak client secara bersamaan.
Server juga terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan tugas spesifik yang dilakukannya contohnya mail server untuk mengirim dan menerima pesan melalui jaringan, database server untuk menjaga dan mengatur database dan masih banyak lagi.
Perangkat client dan server biasanya memiliki unit hardware yang berbeda, masing-masing didesain sesuai dengan tujuannya. Contohnya pada client sebaiknya dilengkapi dengan resolusi layar monitor yang bagus dengan antarmuka graphical user, sedangkan pada server sama sekali tidak membutuhkan resolusi layar yang bagus cukup dengan antarmuka command line.
Langkah Kerja
1.    Buka software packet treacer.
2.    Buat desain seperti gambar di bawah, Jumlah PC boleh berapa saja , asalkan hanya ada satu Server

     
Untitled

3.    Hubungkan semua kabel device dengan kabel straight. Mengapa Straight ? kareba devicenya berbeda.


Untitled


4.   Setelah di hubungkan dengan kabel, seting server agar dapat terkoneksi dengan   PC. Setting server dengan IP 192.168.1.1 Seperti gambar di bawah.

Untitled

5.     Kemudian setting IP pada tiap PC. Misalnya PC0: 192.168.1.3, PC1:                                192.168.1.4 dan PC2: 192.168.1.5

 Untitled


Sampai sini, settingan sudah selesai. Hanya tinggal memastikan apakah PC dan server terkoneksi dengan baik. Dengan cara di ping tiap PC.

Ping semua PC dari server. Bila berhasil akan terlihat seperti gambar berikut.


Untitled

Untitled
Untitled.png

    
Jika seperti Gambar di atas , menandakan berhasil .
Trimakasih , semoga bermanfaat .