1. Jaringan peer to peer
Peer to
peer ( teknologi dari ujung ke ujung ) pertaman kali di luncurkan dan di
populerkan oleh aplikasi/berbagai berkas (file sharing) seperti napster &
kazaA. Pada konteks ini peer to peer memungkinkan para pengguna untuk berbagi,
mencari dan mengunduh berkas.
Dan di sini
akan saya contohkan tentang jaringan peer
to peer menggunakan Cisco
packet treacer.
Tujuannya agar kita dapat
mengetahui jaringan peer to peer dan konfigurasi
Jaringan tersebut.
Alat dan Bahan yang kita perlukan
1. Siapkan
laptop/PC
2. Sofware
Cisco Packet Treacer
Langkah Kerja
1. Buka
software packet treacer.
2. Siapkan 2
komputer dan kabel Cross

3. Berikan IP
pada masing-masing PC




4. Setelah itu
kita coba ping antara PC 1 ke PC2


5. Kemudian
kita coba kirim pesan dengan cara Klik gampar pesan +. Jika sudah berhasil maka
akan ada keterangan Succses.

Hasil
akhir pada jaringan peer to peer seperti gambar terakhir. Sekarang kita
lanjutkan ke jaringan Client
Server,
PENGERTIAN JARINGAN CLIENT SERVER
Jaringan client server
didefinisikan sebagai suatu arsitektur jaringan komputer dimana
perangkat client melakukan proses meminta data, dan server yang memiliki tugas
untuk memberikan respon berupa data terhadap request tersebut.
Server merupakan
sebuah komputer yang dirancang khusus untuk melayani client dengan memproses
request yang telah diterima dari client lalu kemudian mengirimkan kembali
respon data kepada client melalui jaringan. Server menyimpan informasi dan data
yang kompleks yang mungkin dibutuhkan client, oleh karena itu biasanya server
terdiri dari komputer dengan performa yang tinggi baik dari segi pemrosesan
maupun dari segi memori, hal tersebut agar server mampu melayani request dari
banyak client secara bersamaan.
Server juga terbagi
menjadi beberapa jenis berdasarkan tugas spesifik yang dilakukannya contohnya
mail server untuk mengirim dan menerima pesan melalui jaringan, database server
untuk menjaga dan mengatur database dan masih banyak lagi.
Perangkat client dan
server biasanya memiliki unit hardware yang
berbeda, masing-masing didesain sesuai dengan tujuannya. Contohnya pada client sebaiknya
dilengkapi dengan resolusi layar monitor yang bagus dengan antarmuka graphical
user, sedangkan pada server sama sekali tidak membutuhkan resolusi layar yang
bagus cukup dengan antarmuka command line.
Langkah Kerja
1. Buka
software packet treacer.
2. Buat desain
seperti gambar di bawah, Jumlah PC boleh berapa saja , asalkan hanya ada satu Server

3. Hubungkan
semua kabel device dengan kabel straight. Mengapa Straight ? kareba devicenya
berbeda.

4. Setelah di
hubungkan dengan kabel, seting server agar dapat terkoneksi dengan PC. Setting
server dengan IP 192.168.1.1 Seperti
gambar di bawah.

5. Kemudian
setting IP pada tiap PC. Misalnya PC0: 192.168.1.3,
PC1: 192.168.1.4 dan PC2: 192.168.1.5

Sampai
sini, settingan sudah selesai. Hanya tinggal memastikan apakah PC dan server
terkoneksi dengan baik. Dengan cara di ping tiap PC.
Ping semua
PC dari server. Bila berhasil akan terlihat seperti gambar berikut.



Jika
seperti Gambar di atas , menandakan berhasil .
Trimakasih
, semoga bermanfaat .







Tidak ada komentar:
Posting Komentar